Home » » Database : DDL, DML, ERD, Aggregation & Grouping

Database : DDL, DML, ERD, Aggregation & Grouping

Written By beni handoko on Kamis, 09 April 2015 | 16:13


Basis data (database) adalah kumpulan dari berbagai data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Basis data tersimpan di perangkat keras, serta dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi dari tipe data, struktur dan batasan dari data atau informasi yang akan disimpan. Database merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan informasi pada para pengguna atau user.

1. Pengertian DDL
   Nah terus lanjut deh ke DDL (Data Definition Language), adalah bahasa basis data yg dipake untuk mendefinisikan data yg berhubungan dengan pembuatan dan penghapusan objek seperti tabel, atau bahkan bisa juga basis datanya itu sendiri. 

Secara umum, perintah DDL yg biasa dipake itu sebagai berikut:
Ø CREATE : Dipake untuk membuat objek baru.
Ø ALTER   : Dipake untuk mengubah atau mengedit objek yg udah ada.
Ø DROP    : Dipake untuk menghapus objek yg udah ada.



2. Pengertian ER-D
      Apa sih ER-D itu??
      Oke deh setelah berkecimpung di DDL sekarang saatnya pindah ke topik berikutnya, topiknya itu tentang ER-D. ERD (Entity Relationship Diagram) adalah model data konseptual tingkat tinggi untuk perancangan basis data. Konsep utama dari pemodelan ini berakar pada Entitas entitas dan relasi antar entitas.
      Kenapa sih ER-D itu diperlukan? 
      ER-D ini pertama kali dikemukakan oleh Chen[1976], nah makanya salah satu nama model ER dinamakan notasi chen. Sejak saat itu, notasi chen mendapat banyak perhatian. ER-D ini hadir untuk menyajikan dan mempermudah dalam perancangan basis data.


Komponen-komponen ERD sebagai berikut:

Entitas
    Entitas adalah objek atau benda yg ada dalam dunia nyata yg berbeda dgn objek lainnya di dunia nyata.
Entity Set : Kumpulan entitas yg sejenis
Contoh : Kumpulan orang yg belajar di perguruan tinggi didefinisikan atau diart ikan sebagai entity set “mahasiswa”. 
Entitas di dalam ER-D khususnya yg memakai notasi chen direpresentasikan atau dilambangkan oleh bangun datar persegi panjang.



Atribut
Atribut adalah karakteristik dari entitas atau relasi yg memberikan penjelasan detail tentang entitas
atau relasi yg telah dibuat. Dalam notasi chen atribut direpresentasikan atau dilambangkan dalam bentuk bangun datar oval.


Relasi
Relasi adalah penghubung antara satu entitas dgn entitas lain yg berbeda. Relasi pada ER-D notasi chen direpresentasikan atau dilambangka dgn menggunakan bentuk bangun datar belah ketupat.



Kardinalitas
Kardinalitas menunjukkan banyaknya jumlah maksimum entitas satu yg dapat dihubungkan dgn 
entitas yg lain Nah dibawah ini adalah kardinalitas yg bisa terjadi:

a. One to One (Satu ke satu)
Setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan paling banyak satu entitas pada himpunan
entitas B, begitu pula sebaliknya.
Contoh:



b. Many to One (Banyak ke satu) dan One to Many (Satu ke banyak)
   Many to one : Setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan banyak entitas pada himpunan entitas B, tetapi tidak sebaliknya.
   One to many : Setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan paling banyak satu entitas pada himpunan entitas B, tetapi tidak sebaliknya, dan setiap entitas himpunan B berhubungan banyak entitas pada himpunan A.
Contoh:

c. Many to Many (Banyak ke banyak)
   Setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan banyak entitas pada himpunan entitas B, begitupula sebaliknya.
Contoh:





3. Pengertian DML
Apa sih DML itu??
DML (Data Manipulation Language) adalah bahasa yang berhubungan dengan proses manipulasi data pada tabel, record. Misalnya, INSERT, SELECT. Merupakan bentuk bahasa basis data yang berguna untuk melakukan manipulasi dan pengambilan data pada suatu basis data. Manipulasi data 
dapat berupa: 
a. Penyisipan/Penambahan data baru ke suatu basis data 
b. Menampilkan record dari tabel atau view


Insert
Insert adalah perintah untuk menambahkan data baru ke suatu basis data.
contoh: 
 INSERT INTO nama_tabel VALUES (isi1, isi2, isi3, ...);


Select
Menampilkan record dari tabel atau view 
contoh:
SELECT * FROM nama_tabel; {untuk menampilkan tabel beserta isinya}
SELECT * FROM nama_tabel WHERE kondisi; 
{untuk menampilkan tabel sesuai dengan isi tampilan yang kita inginkan}
SELECT tabel1.field, tabel2.field,.... |
{untuk menampilkan data dari beberapa tabel
FROM tabel1, tabel2,.... | dengan kondisi yang kita tentukan}
WHERE kondisi; |
SELECT * FROM nama_tabel WHERE kondisi1 AND kondisi2 AND kondisi3..
{untuk menampilkan data pada tabel dengan kondisi lebih dari satu}
SELECT * FROM nama_tabel WHERE kondisi1 OR kondisi2 OR kondisi3...;
{untuk menampilkan data pada tabel antara kondisi-kondisi yang kita tentukan}
SELECT * FROM nama_tabel WHERE field BETWEEN batas_bawah AND batas_atas ;
{untuk menampilkan data pada tabel dengan kondisi persyaratan data menggunakan kata BETWEEN yang artinya diantara}
SELECT * FROM nama_tabel WHERE field NOT BETWEEN batas_bawah AND batas_atas ;{ini kebalikan dari sintaks between}
SELECT * FROM nama_tabel WHERE field LIKE ‘%....’;
{untuk mengambil data yang dimana kondisinya untuk mengambil huruf yang sama paling akhir}
SELECT * FROM nama_tabel WHERE field LIKE ‘....%’;
{untuk mengambil data yang dimana kondisinya untuk mengambil huruf yang sama paling awal}
SELECT * FROM nama_tabel WHERE field LIKE ‘%....%’;
{untuk mengambil data yang dimana kondisinya untuk mengambil huruf yang sama yang letaknya berada di tengah}
SELECT * FROM nama_tabel ORDER BY namafield ASC;
{menampilkan data dari yang terkecil}
SELECT * FROM nama_tabel ORDER BY namafield DESC; 
{menampilkan data dari yang terbesar}
DELETE FROM nama_tabel WHERE kondisi;
{menghapus satu baris dengan kondisi tertentu pada tabel}
UPDATE nama_tabel SET field1=nilai_baru, field2=nilai_baru, …..WHERE kondisi;
{untuk memperbaharui data lama menjadi baru}




4. Pengertian Aggregasi
Aggregasi adalah fungsi matematika sederhana dalam SQL. Biasanya fungsi aggregasi ini digunakan pada bagian SELECT untuk melakukan perhitungan dengan melibatkan sekumpulan data atau nilai. 

1. AVG()

       Fungsi ini digunakan untuk menghasilkan nilai rata-rata sekelompok nilai dari sebuah kolom           (field) numerik.

    Perintah umum: SELECT AVG(nama_field) From nama_tabel

2. COUNT()

        Fungsi ini digunakan untuk menghasilkan nilai jumlah data (baris/record) dari sekelompok data       tabel maupun view.

    Perintah umum : SELECT COUNT(nama_field) From nama_tabel

3. MAX()

         Fungsi ini digunakan untuk menghasilkan nilai tertinggi sekelompok nilai dari sebuah kolom         (field)  numerik.

    Perintah umum : SELECT MAX(nama_field) From nama_tabel

4. MIN()

    Fungsi ini digunakan untuk menghasilkan nilai terendah dari sebuah kolom (field) numerik. 
    Perintah umum : SELECT MIN(nama_field) From nama_tabel

5. SUM()

           Fungsi ini digunakan untuk menghasilkan nilai total jumlah sekelompok dari sebuah kolom         (field)  numerik.
    Perintah umum : SELECT SUM(nama_field) From nama_tabel

6. ROUND()

        Fungsi ini digunakan untuk melengkapi bidang numerik dengan jumlah desimal yang                       ditentukan.
    Perintah: SELECT ROUND(nama_field,jumlah_decimal) From nama_tabel

7. STDDEV_POP()

    Fungsi ini digunakan untuk menghasilkan nilai standart deviasi populasi. 
    Perintah umum: SELECT STDDEV_POP(nama_field) From nama_tabel

8. VAR_POP()

    Fungsi ini digunakan untuk menghasilkan nilai standart varian populasi.
    Perintah umum : SELECT VAR_POP(nama_field) From nama_tabel




5. Pengertian Grouping

    Grouping merupakan fungsi untuk mengelompokkan suatu data tabel berdasarkan salah satu field yang diperlukan dari tabel tersebut.

1. Order By

          Order by adalah perintah yang digunakan untuk menampilkan data secara terurut berdasarkan       nilai tertentu. Order by dikelompok menjadi 2 jenis yaitu ascending (data diurutkan dari yang             terkecil ke terbesar) dan descending(data diurutkan dari yang terbesar ke terkecil).

    Perintah umum : SELECT *FROM(nama_tabel) ORDER BY atribut ASC/DESC


2. Group By

        Group by merupakan perintah yang digunakan untuk mengelompokan beberapa data pada               perintah SELECT;

    Perintah Umum : SELECT *FROM(nama_tabel) GROUP BY atribut;


3. Having

         Fungsi Having terkait dengan GROUP BY dan AGREGASI. Biasanya digunakan untuk                  menentukan kondisi tertentu pada group by dan kondisi tersebut berkaitan dengan fungsi                      agregasi.   Fungsi HAVING sebenarnya memiliki kemiripan dengan WHERE dalam                            penggunaannya. HAVING digunakan dalam SQL karena WHERE tidak dapat digunakan dengan        fungsi agregasi.

      Perintah Umum: SELECT atribut FROM nama_tabel GROUP BY atribut HAVING                             fungsi_agregasi:

4. View

        View dapat disebut sebagai sebuah table semu/bayangan. Data-data pada table view dapat                merupakan gabungan dari data pada tabe-tabel lain. View dapat digunakan untuk membatasi                pengaksesan atas sebuah table tertentu, jadi user hanya boleh melihat table yang berisi data-data          secara spesifik.

     Perintah umum:CREATE VIEW NAMA_VIEW AS




Sumber : 

Laksono, Budi. 2012. Diktat Kuliah Basis Data. 
Modul Praktikum Basis Data 2014 oleh Tim Asisten Praktikum Basis Data 2014












Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Followers

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Al-Indunisi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger