Home » » Akibat Membuka Aurat di Facebook

Akibat Membuka Aurat di Facebook

Written By beni handoko on Jumat, 12 Oktober 2012 | 20:21

Akibat Membuka Aurat di Facebook 


KISAH NYATA AKIBAT MEMBUKA AURAT DI FACEBOOK
Saat lagi asyik-asyiknya browsing Facebook untuk cari informasi-informasi yang bermanfaat, ketemu sebuah Kisah Renungan dari Fans Page Facebook
SUDAH
TAHUKAH ANDA ?


Kisah ini mengenai seorang hamba Allah. Dia merupakan seorang wanita yang aktif ber-Facebook. Dalam Facebooknya mempunyai banyak koleksi foto yang tidak menutup aurat.selepas dia meninggal dunia, ibunya senantiasa bermimpi dia merayu kepada ibunya supaya menghapus foto-fotonya yang tidak menutup auratnya di Facebook. Malangnya tiada siapa yang mengeahui password Facebooknya. Jadi, kemungkinan besar, rohnya tidak tenang dengan dosa auratnya yang dibiarkan begitu saja menjadi tatapan umum. Dan ingatlah, azab kita dilihat oleh lelaki bukan mahram adalah dosa yang besar dan dapat membawa ke dalam Api Neraka Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Cerita ini menjadi ikhtiar dan pelajaran buat kita, supaya tidak mengupload gambar kita yang tidak menutup aurat dengan sempurna, kita tahu bila kita akan mati. Jadi, tolonglah kalau anda sayangkan diri anda. Hapuslah gambar tidak sepatutnya.
Sebuah perngatan sebenarnya untuk kita semua. Mari kita renungkan bersama. Jika pada suatu hari nanti kita mati, akun Facebook kita ini hanya kita yang tahu
passwordnya’kan. Kecuali ada sebagian orang yang mempercayakan password pada sahabatnya. Dan selepas kita
meninggal mungkin orang akan menulis rasa duka cita di dinding kita. Tapi, sadarkah kita? Foto-foto kita akan terus membuat kita tersiksa di dalam kubur. Apalagi bagi wanita foto yang tidak menutup aurat dan para lelaki akan terus melihat. Walau sudah setahun kita wafat, dosa kita terus meningkat bagaimana? Pernah berfikir tidak? Leging dan jeans ketat bisakah menyelamatkan kita? Mungkin kini kita merasa bangga dengan berbagi cerita dengan foto-foto yang cantik dan tampan. Tapi, sepertinya semua
itu tidak akan membawa arti. Semua yang tinggal kenangan bagi teman yang masih hidup. Dan mereka akan segera melupa’kan teman yang selalu memiliki foto profil cantik atau tampan tersebut. Maka, tutupilah auratmu sebelum dirimu dikafankan. Jagalah harga diri anda, jagalah kesombongan anda. Karena,
semua yang hidup pasti akan mati. Persiapkan dirimu untuk mati karena itu perlu. Dan sekarang sebarkan suara Islam yang benar, inilah penjajahan yang dibawa oleh Globalisasi Dajjalisme.
Sehingga yang WAJIIB ini kita main-mainkan dan dosa ini kita lakukan tanpa RASA APA-APA. Ingatlah aurat lak-laki yang harus dijaga di antara lutut dan pusar
sedangkan madzhab Syafi’i ada keringanan bagi wanita yang bekerja untuk membuka wajah dan kedua telapak tangannya. Sadarlah, “Walau Ikhlas atau Tidak Yang Namanya Menutup Aurat Wajib Dilakukan”. Jika ikhlas maka berpahala,
tetapi jika tidak ikhlas maka sekurang-kurangnya terhindar dari dosa.

Jangan dijadikan ikhlas sebagai alasan untuk menghalalkan yang haram. Ingat ini, saham dosa kita yang ditatap oleh ribuan orang bahkan lebih dari jutaan saat yang dengan mudahnya melihat foto kita. Apabila telah sampai masanya – baru penyesalan sudah tidak berguna. Akhir kalam, semoga roh dia dicucuri rahmat Illahi.
Terlepas benar atau salah cerita di atas, menutup aurat memang menjadi kewajiban bagi setiap umat muslim.
Wallahu A’lam.
Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an :
"Hai anak Adam, sesungguhnya Kam itelah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah
yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat".
(QS Al-A’Raaf :26)

Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya,
kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain
kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami
mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka,
atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra - putra saudara perempuan mereka,
atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-
pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-
anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu
sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.

(QS AN-NUUR:26]

Share this article :

1 komentar:

Followers

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Al-Indunisi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger